Kapal Phinisi

Apakah Kapal Phinisi Itu?

Phinisi adalah nama kapal layar tradisional Indonesia yang asalnya bisa dilacak dari suku Bugis, kelompok etnis pelaut dari Sulawesi Selatan. Kapal kayu indah ini punya dua tiang kapal utama dan tujuh layar,
ini menggambarkan nenek moyang pelaut Indonesia berlayar ke tujuh samudera terluas di dunia.

Sebagai pelaut yang dihormati dan ahli pembangun kapal, suku Bugis memiliki pemahaman luar biasa mengenai lautan.
Kapal pinisi kayu mereka telah membawa mereka berkeliling kepulauan Indonesia dan juga sebagian besar lautan di dunia dengan aman.

Dalam proses pembangunan pinisi, beragam ritual harus dilakukan sesuai dengan keyakinan dan tradisi lokal.
Pertama, memilih hari baik untuk mencari dan memotong semua kayu yang dibutuhkan.
Biasanya, hari kelima dan ketujuh tiap bulan dianggap hari keberuntungan.
Lalu ada upacara pemotongan simbolis untuk balok memanjang yang membentuk dasar kapal di mana persembahan istimewa dipakai untuk memanggil roh-roh pelindung.

Setelah kapal dibangun, upacara lain diadakan untuk merayakan penyelesaian kapal.
Seikat dedaunan yang berbeda jenis direndam di air dan dioleskan ke seluruh permukaan kapal untuk mengusir energi negatif.
Untuk kapal yang beratnya lebih dari 100 ton, sudah biasanya untuk mengorbankan sapi atau kambing. Hanya setelah ritual ini diselesaikan,
kapal ini dianggap layak untuk berlayar di laut dan kemudian ditarik masuk ke air saat matahari terbit ketika air pasang sambil melantunkan doa dan mantra.

 

Apakah Kapal Phinisi Itu?

Phinisi adalah nama kapal layar tradisional Indonesia yang asalnya bisa dilacak dari suku Bugis, kelompok etnis pelaut dari Sulawesi Selatan. Kapal kayu indah ini punya dua tiang kapal utama dan tujuh layar,
ini menggambarkan nenek moyang pelaut Indonesia berlayar ke tujuh samudera terluas di dunia.

Sebagai pelaut yang dihormati dan ahli pembangun kapal, suku Bugis memiliki pemahaman luar biasa mengenai lautan.
Kapal pinisi kayu mereka telah membawa mereka berkeliling kepulauan Indonesia dan juga sebagian besar lautan di dunia dengan aman.

Dalam proses pembangunan pinisi, beragam ritual harus dilakukan sesuai dengan keyakinan dan tradisi lokal.
Pertama, memilih hari baik untuk mencari dan memotong semua kayu yang dibutuhkan.
Biasanya, hari kelima dan ketujuh tiap bulan dianggap hari keberuntungan.
Lalu ada upacara pemotongan simbolis untuk balok memanjang yang membentuk dasar kapal di mana persembahan istimewa dipakai untuk memanggil roh-roh pelindung.

Setelah kapal dibangun, upacara lain diadakan untuk merayakan penyelesaian kapal.
Seikat dedaunan yang berbeda jenis direndam di air dan dioleskan ke seluruh permukaan kapal untuk mengusir energi negatif.
Untuk kapal yang beratnya lebih dari 100 ton, sudah biasanya untuk mengorbankan sapi atau kambing. Hanya setelah ritual ini diselesaikan,
kapal ini dianggap layak untuk berlayar di laut dan kemudian ditarik masuk ke air saat matahari terbit ketika air pasang sambil melantunkan doa dan mantra.

 

Fasilitas Kapal Kami

Kabin

Grand Gammara View

on Dek atas 

Karena terletak di dek atas, kabin utama yang luas dirancang dengan jendela yang mengelilingi kabin dengan pemandangan 180 derajat dan hubungan langsung dengan lautan. Penataan untuk kenyamanan pribadi dengan fasilitas kamar mandi pribadi, kabin ini menjanjikan elemen kemewahan tak terduga untuk pengalaman pelayaran yang bebas.

Ukuran kabin – 15 m2 dengan kamar mandi |Kapasitas – ranjang berukurang King untuk dua orang.

Fasilitas: Handuk mandi dan pantai, perlengkapan mandi dengan wadah kaca isi ulang (sampo, sabun, pelembab tubuh), dibersihkan setiap hari, pengeras suara portabel untuk kamar Suite.

Kabin

GRAND GAMMARA

on Dek atas 

Dibuat dengan penuh cita rasa dengan kayu keras asli, kabin dek atas ini dilengkapi dengan jendela samping yang besar yang membingkai pemandangan laut Indonesia Timur dengan sempurna. Perhatian pada detail yang terperinci, kenyamanan rumah modern dan fasilitas kamar mandi pribadi memastikan perjalanan yang menyenangkan di atas kapal layar tradisional ini.

Ukuran kabin – 15m2 dengan kamar mandi | Kapasitas – ranjang berukuran King untuk dua orang

Fasilitas: Handuk mandi dan pantai, perlengkapan mandi dengan wadah kaca isi ulang (sampo, sabun, pelembab), dibersihkan setiap hari, pengeras suara portabel untuk kamar Suite.

Kabin

RUANG GAMMARA

on Dek bawah 

Kabin berpanel kayu yang nyaman di dek bawah menawarkan pengalaman melaut yang autentik di mana Anda bisa mendengar suara ombak saat Anda akan tertidur. Ruangan yang nyaman dengan penyimpanan di dalam dan fasilitas kamar mandi yang lumayan besar. Kabin kami membuat petualang paling berpengalaman merasa seperti di rumah.

Ukuran kabin – 10m2 dengan kamar mandi | Kapasitas – ranjang berukuran King untuk dua orang.

Fasilitas: Handuk mandi dan pantai, perlengkapan mandi dengan wadah kaca isi ulang (sampo, sabun, pelembab tubuh), dibersihkan setiap hari.

Anda ingin tahu lebih tentang Kapal Kami?

Scroll to Top